Meski telah diedukasi (klaim penyedia jasa ojek online), nyatanya masih banyak pengemudi ojek online yang melakukan pelanggaran. Menerobos lampu merah, menerobos palang perlintasan kereta, masuk jalur busway, dsb. Selain itu perilaku mereka yang suka mengecek order sembari jalan atau juga mengecek peta karena pengetahuan yang minim mengenai jalan semakin melengkapi pandangan buruk terhadap mereka.

Menghadapi hal tersebut, seyogyanya perusahaan penyelenggara layanan harus berani lebih tegas terhadap mereka. Assesmen dan evaluasi perlu rutin dilakukan. Hal ini mutlak diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. 

Advertisements